Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 September 2019

Rancang Usaha Mu

Membuat Rencana Usaha (Business Plan)
Berikut adalah cara muda dalam menyusul rencana usaha. 

A. Informasi Dasar 
Nama usaha
Jenis usaha
Deskripsi singkat usaha

B. Produk Usaha
Bagian ini berisi penjelasan mengenai produk usaha yang akan dijual yaitu:
a) Produk (barang/jasa) yang akan ditawarkan kepada konsumen
b) Keunggulan/keunikan masing-masing produk
c) Perbandingan produk yang ditawarkan dengan produk sejenis yang dijual
 oleh perusahaan lain
d) Jumlah produksi dari produk yang akan ditawarkan
e) Kemana saja produk-produk tersebut akan dijual (distribusi)

C. Kegiatan Utama (Key Activities)
Bagian ini berisi penjelasan mengenai kegiatan-kegiatan utama yang dilakukan dalam usaha, pelaku yang akan melakukan kegiatan tersebut.

D. Sumber Daya Utama (Key Resource)
Bagian ini berisi penjelasan mengenai sumber daya yang dibutuhkan dalam keseluruhan proses usaha. Seperti, alat, bahan, maupun tenaga kerja yang dilibatkan dalam keseluruhan proses usaha.

 E. Target Konsumen
Bagian ini berisi penjelasan mengenai calon konsumen yang akan menjadi target pemasaran usaha.

F. Strategi Pemasaran
Bagian ini berisi penjelasan mengenai cara memasarkan produk agar dapat diketahui oleh
konsumen, dan manarik hati konsumen untuk membeli.

G. Rencana Keuangan
Bagian ini berisi penjelasan mengenai hal-hal yang akan dikeluarkan untuk keberlangsungan usaha, beserta perkiraan biaya yang akan dikeluarkan. Seperti produksi, pemasaran, operasional, distribusi, dan semua proses usaha.

Setelah membuat detail biaya diatas, selanjutnya dapat dibuat perhitungan biaya modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha. Hal ini untuk mengetahui berapa banyak modal yang dibutuhkan, serta dari mana saja modal tersebut diperoleh.

Rancang Keuangan Usaha Mu

Keuangan Pribadi Dan Keuangan Usaha
  Seringkali keuangan pribadi dengan keuangan usaha tidak dibedakan. Padahal jika keuangan tersebut dijadikan satu, akan menyebabkan usaha tidak merasakan untung. Berikut ini adalah tips sederhana untuk membuat keuangan usaha dan keuangan pribadi menjadi sehat dan seimbang:
  1. Pisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. 
  2. Tentukan jumlah uang yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha.
  3. Catat pengeluaran dan pemasukan dengan rapi. 
  4. Kurangi resiko dengan cara menghindari hutang. 
  5. Gaji diri sendiri.
Memisahkan uang usaha dan pribadi artinya bukan berarti kita tidak boleh menggunakan hasil usaha untuk kepentingan pribadi. Akan tetapi, yang harus diatur adalah berapa yang boleh diambil untuk memenuhi kebutuhan pribadi, berapa yang seharusnya tetap disimpan sebagai modal berputar atau pengembangan usaha dan berapa untuk membayar cicilan hutang. Caranya yaitu :

  1. Melakukan Pencatatan
  2. Alokasi Dana
  3. Memisahkan Uang Usaha dan Uang Pribadi
Mengelola Keuangan Usaha
    Pengelolaan keuangan menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Pengelolaan keuangan yang baik, akan membuat usaha berjalan dengan baik.
Pengelolaan keuangan adalah cara mengelola keuangan yang ada di dalam usaha. Keuangan yang dimaksud disini meliputi uang masuk (modal, penjualan, dan lain-lain) dan uang keluar (pembelian alat, bahan baku, hutang, dll). Pengaturan keuangan dapat dilakukan salah satunya dengan pencatatan keuangan. 

Pemasaran

Mengembangkan Strategi Pemasaran Yang Efektif
  Agar dapat menjual barang/jasa dengan baik, diperlukan suatu strategi pemasaran yang efektif. Hal ini bertujuan agar pemasaran yang kita lakukan benar-benar dapat menginformasikan produk yang dijual dan dipahami dengan jelas oleh target konsumen.
  1. Strategi: Cara-cara yang dilakukan dengan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai apa yang diinginkan (tujuan).
  2. Pemasaran: kegiatan-kegiatan yang terdiri dari menentukan harga jual, menetapkan  pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang dipilih.
  3. Strategi pemasaran: cara-cara yang dilakukan dengan kemampuan yang dimiliki untuk menentukan harga jual, menetapkan pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang dipilih.

Manfaat strategi pemasaran
  1. Merencanakan produk dan membuat produk yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen.
  2. Menentukan harga jual yang tepat.
  3. Mempromosikan produk dengan cara dan saluran media yang tepat. 
Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
Strategi pemasaran yang lazim digunakan adalah bauran pemasaran 4P (Marketing Mix). Bauran pemasaran adalah kombinasi dari 4 kegiatan (4P) yang merupakan inti dari sistem pemasaran. Bauran Pemasaran (Marketing Mix) juga dikenal dengan istilah 4P, yaitu product (produk), price (harga),  place (tempat penjualan/jalur distribusi), dan promotion (promosi).

  • Product (produk) adalah sesuatu yang ditawarkan ke calon konsumen, baik berupa barang maupun jasa.
  • Price (harga) adalah sejumlah uang yang harus dikeluarkan oleh konsumen untuk memiliki/menikmati barang atau jasa yang diinginkan.
  • Place (tempat penjualan / jalur distribusi) adalah merupakan lokasi atau tempat dimana konsumen bisa dengan mudah menjangkau atau mendapatkan barang  atau jasa yang diinginkan.
  • Promotion (promosi) adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pengusaha untuk mengenalkan barang atau jasa yang dijual dan menarik minat konsumen untuk membeli, termasuk media yang digunakan untuk promosi.
Sebelum menerapkan 4P di atas, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu:
  1. Solusi Pelanggan (Customer Solution). Barang atau jasa yang dijual harusnya dapat membantu dan mampu menyelesaikan masalah konsumen. 
  2. Biaya Pelanggan (Customer Cost). Barang atau jasa yang akan dibayarkan oleh konsumen untuk membeli produk tersebut harus sesuai atau setara dengan kebutuhan atau keinginannya. 
  3. Kenyamanan (Convenience). Barang atau jasa tersebut mampu menyenangkan konsumen karena mudah diperoleh di mana-mana. 
  4. Komunikasi (Communication). Pengusaha dan konsumen dapat melakukan komunikasi baik sebelum membeli, saat membeli, maupun sesudah pembelian barang atau jasa.
Anggaran Pemasaran
   Anggaran pemasaran hanya mencakup biaya yang timbul dari aktivitas pemasaran saja. Tidak termasuk aktivitas usaha yang lain, seperti produksi. Anggaran pemasaran dapat bervariasi dari bulan ke bulan, biasanya tergantung pada situasi  dan kondisi usaha dan konsumen.

Jumat, 08 Maret 2019

Yakin, Lahan Kering Tetap Mau Dibiarkan?

Menurut kalian, Indonesia masuk ke dalam kawasan lahan basah atau lahan kering?

Terkenalnya Indonesia yang memiliki sumber daya alam melipah membuat kebanyakan orang menganggap bahwasanya Indonesia termasuk ke dalam lahan basah dan dikenal akan kesuburannya. Namun, kenyataanya kawasan lahan basah di Indonesia sangatlah terbatas sedangkan yang lain termasuk kedalam lahan kering yaitu seluas 123 juta hektar, seperti yang dipaparkan oleh Bapak Ahmad Arsyadmunir dalam jurnalnya (hal 75)

Buku ini tidak dapat ditemui di beberapa toko buku karena buku ini adalah buku yang berisi jurnal-jurnal penelitian dari beberapa dosen Pertanian Universitas Trunojoyo Madura yang sebelumnya di kenal dengan Universitas Bangkalan yang kemudian di bukukan dan di cetak tahun 1994 silam.

Dalam buku ini diterangkan bagaimana kondisi tanah di Indonesia yang sebenarnya. Dimulai dari bagaimana cara mengolah tanah lahan kering, cara pengairan di lahan kering, teknologi yang digunakan, jenis tanaman apa saja yang cocok ditanam bahkan serat dalam tumbuhan yang ditanam di lahan kering pun tak lupa dibicarakan dalam buku ini. Madura menjadi titik fokus dalam pembahasan buku ini. Karena Madura memiliki lahan kering yang cukup luas sekitar 338.200 ha atau 73% dari luas daratan Madura. Tidak hanya tentang pengembangan tanaman saja, dalam buku ini juga menjelaskan pengembangan dalam bidang peternakan dan masih banyak lagi.

Jika kita membaca labih lanjut, kita menjadi tahu pemanfaatan lahan kering agar lahan tersebut menjadi produktif. Karena daerah lahan kering memang memiliki kemampuan terbatas dalam menyediakan sumber serat makanan dibandingkan jenis lahan pertanian lain. Meskipun demikian, lahan kering dengan kualitas buah-buahan yang baik seperti di Madura juga memiliki potensi yang besar untuk memasok bahan pangan yang berserat tinggi dengan cita rasa yang unggul.

Pengolahan lahan kering tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan karena terdapat beberapa permasalahan seperti curah hujan yang tidak merata, tanah yang daya simpan airnya rendah, dan tanah yang kadar haranya rendah. Maka dari itu, dalam pengolahan lahan juga dibutuhkan sebuah teknologi. On-farm research (OFR) dengan modifikasi yang didasarkan pada pertanian lahan kering merupakan salah satu usaha meningkatkan alih teknologi pertanian lahan kering.

Sebenarnya arti penting teknologi terhadap kemajuan pembangunan pertanian telah terbukti sejak adanya revolusi industri yang pertama. Yaitu diterapkannya rotasi tanaman dan mengolah tanah menggunakan bajak.

Karena tingkat penerapan teknologi pertanian relatif masih rendah yaitu 35,55%. Untuk itu disarankan agar lahan kering dimanfaatkan secara optimal dengan memperhatikan potensi yang ada. Untuk lahan sawah dianjurkan ditanami kacang atau jagung/padi, sedangkan lahan pekarangan dianjurkan untuk ditanami nangka, salak dan mangga. Diperlukan juga perangsang bagi petani dan pemacu kemajuan pertaniannya baik penyuluhan-penyuluhan maupun bantuan permodalan dan jaminan harga.

Arsyadmunir, Ahmad. 1994. Pertanian lahan kering. Madura: Universitas Bangkalan.

Untuk mengetahui karya saya yang lain silahkan kunjungi widyanova1.wordpress.com ðŸ˜Š