Kamis, 21 Januari 2021

#7 UAS MANAJEMEN PEMASARAN

Oleh :

Widya Nova Lestari 

180321100009 

Manajemen Pemasaran A


Seorang pengusaha beras merah organik dalam menjadikan perusahaan menjadi perusahaan terbaik di Indonesia dan memiliki konsumen yang tinggi dengan target omzet Rp. 1.000.000.000 di Bulan Januari, perlu melakukan beberapa  strategi pemasaran yakni seperti berikut :

1. Perlu melakukan pendekatan strategi pemasaran beras merah organik melalui 3 tahapan STP (Segmenting, Targeting, Positioning).

·                Segmentasi       :

Segmentasi pasar pada produk beras merah organik yaitu berdasarkan personal karakterisitk produk dan konsumen, maka beras merah organik ini akan dipasarkan ke konsumen yang memiliki kesadaran terhadap kesehatan, biasanya orang-orang tersebut secara ekonomi memiliki daya beli yang lebih (menengah-atas). Jika dilihat dari segi umur, segmen untuk beras merah akan dipasarkan pada semua umur, atau dengan kata lain kepada segmen keluarga menengah ke atas yang memiliki daya beli tinggi dan sadar akan kesehatan. Dalam segi demografi, pemasaran beras merah organik ini akan dipasarkan di seluruh nusantara. 

·                Targeting           :

Setelah menentukan segmentasi, dan terdapat penjual beras merah yang masih relatif sedikit dan pasif (umumnya konsumen mencari) bukan produsen mencari, sehingga hal yang harus diperhatikan adalah stabilitas kualitas produk dan stabilitas kontiunitas produk dalam memenuhi kebutuhan pasar.

·                Positioning         :

Kebutuhan pasar terhadap beras merah cukup tinggi, sehingga pasar masih terbuka lebar dan persaingan masih relatif sedikit. Meskipun demikian competitive advatage tetap diperlukan. Produk beras yang dipasarkan merupakan beras merah. Selain itu juga sebagai perusahaan atau produsen berusaha lebih dekat dengan konsumen dengan melakukan interaksi pasar misal sosialisasi produk dan sosialisasi beras merah bagi kesehatan dan lain sebagainya.

2. Setelah melakukan tiga aspek pemasaran tersebut, selanjutnya adalah melakukan bauran pemasaran yang bertujuan agar usaha beras merah organik inu dapat mencapai target omzet. Strategi ini menggunakan 4P (Produk, Price, Promotion, Place) 

- Produk

Produk yang ditawarkan adalah beras merah organik, yang sehat dan original

- Price

Harga yang tinggi bukan menjadi jaminan konsumen dalam membeli beras merah organik, justru konsumen akan lebih percaya apabila beras merah organik memiliki harga jual tinggi. Sehingga produsen perlu memperhatikan harga beras merah organik guna dapat menyesuaikan harga dengan pesaing dan mendapatkan kepercayaan dari konsumen. 

- place

Tempat penjualan beras merah organik akan dilakukan di daerah jawa dan luar jawa. Hal ini dilakukan guna dapat menjangkau seluruh konsumen dan tidak menyusahkan konsumen apabila berdomisili luar jawa maupun dalam jawa. 

- Promosi

Karena saat ini internet sudah menjadi kebutuhan maka promosi yang akan dilakukan guna konsumen tahu/tertarik pada produk beras merah organik ini yaitu dengan memanfaatkan media elektronik seperti TV, Radio dan media sosial lainnya. Selain itu, akan menampilkan iklan produk di laman Youtube. 

3. Poster Iklan Produk Beras Merah Organik 

          Tidak hanya memasarkan dalam skala nasional saja. Beras Merah Organik dapat di ekspor sebagai untuk memperluas pangsa pasarnya. Pada analisa daya saing secara internasional, usaha produk beras merah organik masih relatif sedikit dan pasif, serta kualitas beras merah organik Indonesia lebih bagus, sedangkan kebutuhan pasar akan kebutuhan beras organik cukup tinggi dan kesadaran konsumen terhadap kesehatan semakin meningkat, maka beras merah organik ini cocok untuk dipasarkan secara internasional. 

Kamis, 14 Januari 2021

#6 Evaluasi Potensi dan Peluang Ekspor

Menurut David (2011), ketika perusahaan dapat melakukan sesuatu atau memiliki sesuatu yang diinginkan oleh kompetitor, maka perusahaan tersebut merepresentasikan keunggulan kompetitif. Menurut teori keunggulan kompetitif tersebut diketahui bahwa suatu perusahaan untuk menjadi lebih unggul dari perusahaan lainnya harus memiliki strategi-strategi tertentu dan memperhatikan kinerja perusahaan tersebut agar menjadi lebih meningkat setiap hari, setiap bulan, dan setiap tahunnya, apabila hal tersebut tercapai maka perusahaan tersebut memiliki keunggulan kompetitif. Karena penjelasan tersebut, maka teori ini penting untuk dipelajari dan diterapkan oleh semua perusahaan untuk meningkatkan daya saing.

Keunggulan Kompetitif dari Produkmeliputi:

·         a. Biaya Produksi

·        b.  Kemasan

·        c.  Kualitas

·         d. Harga

Ciri-ciri Pasar Potensial dengan Pendekatan :

·         a. Menurut Pendekatan Permintaan:

      Berawal dari kemampuan yang dimiliki seorang wirausaha dalam memproduksi suatu barangmemberikan pelayanan yang baikmemahami tren di masyarakat.

·         b. Menurut Pendekatan Penawaran:

        Menekankan kebutuhan manusia yang belum dapat terpenuhi sepenuhnya. Contoh: Masyarakat desa yang pergi ke kota hanya untuk membeli pakaian

Ciri dan Teknis menentukan Ceruk Pasar

Ciri-ciri Ceruk Pasar antara lain :

·         a. Pelanggan dalam suatu ceruk memiliki kumpulan keutuhan yang berbeda

·         b. Bersedia membayar harga tambahan pada perusahaan yang paling memuaskan kebutuhan pelanggan

·         c. Ceruk tersebut tidak mungkin menarik pesaing lain

·         d. Perusahaan pengisi ceruk mendapatkan penghematan tertentu karena spesialisasi

·         e. Ceruk memiliki ukuran, laba, dan potensi pertumbuhan yang memadai

Teknis Menentukan Ceruk Pasar yaitu :

·         a. Market place : Memanfaatkan fitur pencarian dalam kategori ceruk pasar yang dipilihketik kata kunci lebih spesifiklihat jumlah item yang dijualmanfaatkan fitur saringan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

·         b. Google Trend : Lihat volume pencarian menggunakan kata kuncigunakan fitur pencarian popular, tentukan wilayah, jangka waktu dan kategori

Ciri-ciri produk yang marketable untuk Ekspor

·         a. Produk berkualitas terbaik

·        b.  Memiliki keuikan tersendiri

·         c. Sesuai kebutuhan dan permintaan calon konsumen

·          d. Strategi distribusi yang baik. Contoh: memilih kurir yg berkualitas

·         e. Melakukan promosi dengan baik

·         f. Harga yang sesuai agar bisa dijadikan acuan bagi perusahaan

Kamis, 07 Januari 2021

#5 Bauran Pemasaran (Promosi)

Komunikasi pemasaran merupakan suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual, merupakan kegiatan yang membantu pengambilan keputusan komunikasi di bidang pemasaran sehingga dapat membuat semua pihak lebih puas dengan cara membuat mereka sadar akan apa yang harus dilakukan. Komunikasi pemasaran adalah pertukaran informasi dua arah antara pihak atau organisasi yang terlibat dalam pemasaran. Komunikasi yang efektif dapat mengubah perilaku atau memperkuat perilaku yang telah diubah sebelumnya. Salah satu kegiatan komunikasi pemasaran adalah promosi.

        Promosi adalah kegiatan pemasaran atau penjualan yang memberikan contoh produk melalui media cetak atau elektronik. Promosi yang menggunakan media cetak atau elektronik disebut dengan iklan. Promosi adalah tambahan untuk semua aktivitas promosi yang telah dilakukan untuk periklanan dan penjualan pribadi.

Bentuk-Bentuk Promosi :

  • Pameran Dagang, adalah sebuah pameran yang diadakan sehingga perusahaan dari industri tertentu dapat memamerkan dan mendemonstrasikan produk dan layanan terbaru mereka, mempelajari aktivitas pesaing dan mengikuti tren dan kesempatan baru. 
  • Periklanan, adalah suatu bentuk komunikasi tidak langsung, bertujuan untuk membujuk, membimbing atau membujuk khalayak, pemirsa dan pembaca untuk mengkomunikasikan informasi tentang produk atau layanan melalui beberapa atau semua media yang ditargetkan pada masyarakat.
  • Public Relation, merupakan salah satu strategi perusahaan yang menjalin hubungan baik dengan masyarakat untuk mendapatkan opini positif dari masyarakat sekitar. Public Relation sangat penting dilakukan untuk membentuk citra positif atau opini publik yang baik tentang perusahaan terkait.  
  • Signage digital adalah sub-segmen dari signage elektronik . Tampilan digital menggunakan teknologi seperti LCD , LED , proyeksi dan kertas elektronik untuk menampilkan gambar digital , video , halaman web , data cuaca, menu restoran, atau teks.
Pemilihan Media Iklan

  • Media Televisi, adalah salah satu media elektronik yang memiliki kemampuan unik untuk menampilkan kegunaan produk, dan menjangkau konsumen melalui pendengaran dan penglihatan pada waktu yang bersamaan.
  • Media radio, adalah media yang secara selektif dapat menjangkau pelanggan potensial pada tingkat pribadi dan intim, dan pesan mereka terlihat seperti berbicara kepada khalayak secara pribadi tanpa menggunakan visualisasi.
  • Media surat kabar, merupakan salah satu jenis media yang dapat menyajikan informasi secara detail melalui media cetak, dimana pembacanya berada dalam kerangka berpikir yang benar dan dapat mengolah berita.
  • Media luar ruangan, adalah media luar ruang yang merupakan bentuk periklanan tertua yang dapat dilihat oleh para konsumen di luar rumah. Bentuk periklanan luar ruang meliputi balon-balon raksasa, periklanan di halte bus, display di mall pembelanjaan, T-Shirt yang dipenuhi logo-logo merek.
Faktor-faktor Yang Mempengruhi Bentuk Promosi
  • Tujuan Promosi. Jika perusahaan ingin menjangkau khalayak luas, iklan menjadi pilihan yang tepat.
  • Jenis Produk. Produk-produk industrial lebih membutuhkan pendekatan personal. Semetara itu, produk-produk konsumsi biasanya membutuhkan lebih banyak iklan.
  • Infrastruktur dan Sumber Daya Perusahaan. Masing-masing metode promosi membutuhkan biaya dan upaya yang berbeda. Perusahaan mungkin membelanjakan lebih banyak uang untuk iklan jika dana mencukupi. Tapi, jika dana tidak mencukupi, seperti pada sebagian besar perusahaan kecil, mereka bergantung pada penjualan pribadi.
  • Siklus Hidup Produk. Misalnya, selama tahap pendahuluan, perusahaan mengadopsi periklanan intensif dan penjualan pribadi untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran produk. Setelah konsumen sadar, perusahan mungkin akan lebih fokus pada iklan.
  • Infrastruktur Distribusi. Jika menjual produk langsung ke pelanggan tanpa melalui perantara, perusahaan mengandalkan personal selling. Perusahaan mungkin menggunakan beberapa iklan, tapi itu hanya sebagai pendukung.
  • Ukuran Pasar. Jika perusahaan menargetkan pelanggan yang lebih spesifik, penjualan langsung saja sudah cukup. Tapi, jika menargetkan pasar massal dengan ukuran pasar yang besar, iklan adalah alat promosinya.
  • Strategi Penetapan Harga. Produk premium, seperti iPhone, kurang mengandalkan iklan media massa. Perusahaan biasanya akan lebih menyukai pendekatan promosi yang lebih intim seperti penjualan pribadi.
Strategi Promosi Dengan Melihat Siklus Hidup Produk
  • Strategi Pemasaran Tahap Perkenalan, Dalam meluncurkan produk baru, manajemen pemasaran dapat membentuk suatu tingkat tinggi atau rendah bagi setiap variabel pemasaran, seperti harga, promosi, distribusi, dan mutu produk. Dalam hal harga dan promosi, manajemen dapat melaksanakan satu dari empat strategi yaitu : Strategi peluncuran cepat (rapid skimming), Strategi peluncuran lambat (slow skimming), Strategi penetrasi cepat (rapid-penetration), dan Strategi penetrasi lambat (slow-penetration).
  • Strategi Penetrasi Lambat (slow-penetration), Tahap ini ditandai dengan adanya peningkatan penjualan. Konsumen awal merasa senang dan konsumen berikutnya mulai membeli. Pesaing baru mulai memasuki pasar, harga bertahan atau sedikit turun, dan laba meningkat. 
  • Strategi Pemasaran Tahap Kedewasaan,  Pada suatu titik, tingkat pertumbuhan penjualan produk akan menurun dan produk akan memasuki tahap kedewasaan relatif. Tahap ini biasanya berlangsung lebih lama dari tahap sebelumnya dan merupakan tantangan berat bagi manajer pemasaran. Kebanyakan produk berada pada tahap kedewasaan dari siklus hidup. 
  • Strategi Pemasaran Tahap Penurunan, Penurunan bisa cepat atau lambat, karena alasan teknologi, pergeseran selera konsumen, dan meningkatnya persaingan.