Nama : Widya Nova Lestari
Nim : 180321100009
Kelas : RAB A
Sebamyak 77% masyarakat Indonesia dikatakan lebih suka memakan makanan ringan atau camilan. Makanan camilan banyak sekali macamnya, salah satunya yaitu keripik. Jika diperhatikan masyarakat tidak pernah mengkonsumsinya dalam sekala besar dan terus-menerus karena kebanyakan masyarakat berfikir jika nyemil atau makan makanan cemilan dapat membuat badan menjadi gemuk, panas dalam, sehingga makanan ringan seperti keripik berkonotasi negatif akibat asumsi tersebut. Selain itu, orang tua selalu khawatir jika anak-anaknya makan makanan ringan begitu banyak, mereka beranggapan bahwa makanan ringan dinilai tidak cocok dikonsumsi bagi anak-anak karena ada bahan pengawet, penyedap dalam komposisinya.
Melihat permasalahan tersebut, perusahaan Gold Tree yang merupakan perusahaan dalam bidang pangan, akan menyediakan aneka makanan ringan atau cemilan yang bisa dikonsumsi oleh siapapun dan dimanapun. Jenis makanan ringan yang diproduksi oleh Gold Tree adalah makanan ringan jenis keripik. Keripik ini berbahan dasar alami dari singkong, pisang dan aneka variasi lainnya. Keripik tentunya tidak asing bagi masyarakat, karena keripik sudah seperti makanan kedua atau makanan pengganti bagi yang tidak ingin mengkonsumsi makanan berat diwaktu santai. Kebutuhan akan keripik begitu tinggi, bagaimana tidak pada setiap acara apapun rasanya tidak enak jika tidak ada keripik di meja saji. Seperti di waktu rapat, main bersama teman, keluarga, liburan, hingga oleh-oleh selalu saja ada keripik. Keripik olahan kami tentunya tidak mengandung bahan pengawet dan bahan lainnya seperti micin agar orang tua tidak ragu jika keripik ini dimakan bersama anak-anaknya. Selain tanpa bahan penyedap yang kurang baik bagi kesehatan, keripik Gold Tree juga tidak mengandung pemanis buatan sehingga konsumen tidak perlu khawatir jika keripik ini akan membuat kadar gula menjadi tinggi. Selain itu, dalam pengolahan tentunya kita melakukan penggorengan tidak menggunakan minyak sisa, hal ini berguna untuk mengatasi adanya panas dalam setelah konsumsi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar